Ikutilah Jalan yang Terang dan Jelas

Hikmah  
Jalan yang lurus (ilustrasi: Pixabay.com)

Jalan hidup manusia hanya ada dua. Pertama, jalan yang lurus. Kedua, jalan yang bengkok.

Jalan yang lurus adalah jalan yang jelas dan terang. Artinya, ia bisa ditemukan dan bisa dikenali. Allah Ta'ala menjelaskan hal ini dalam al-Qur'an surat al-Maidah [5] ayat 48:

"Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang (minhaja). Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan."

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

BACA JUGA: Saat Santri Kembali ke Asrama

Orang-orang yang telah menemukan jalan yang lurus, mengimaninya, lalu menapakinya, adalah kaum Mukminin. Sedangkan orang-orang yang tidak mengimaninya sudah pasti menyelisihinya, sebagaimana dijelaskan oleh Allah Ta'ala di dalam al-Qur'an surat An-Nisaa [4] ayat 115.

"Dan barang siapa menentang Rasul (Muhammad) setelah jelas kebenaran baginya, dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin, Kami biarkan dia dalam kesesatan yang telah dilakukannya itu dan akan Kami masukkan dia ke dalam Neraka Jahanam, dan itu seburuk-buruk tempat kembali."

Jadi, kita tinggal memilih jalan mana yang mau kita tempuh di antara kedua jalan tersebut. Jika kita mau menempuh jalan yang lurus, kita tinggal mencarinya. Insya Allah ketemu! Sebab, jalan tersebut terang benderang.

BACA JUGA: Peradaban Bukan Sekadar Tempat Tapi Manifestasi Iman

Begitu juga bagi mereka yang memilih jalan bengkok, tinggal menyelisihi jalan kaum Muslim.

Semoga Allah Ta'ala menggerakkan hati, pikiran, dan langkah kita agar memilih jalan lurus. ***

Penulis: Mahladi Murni

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jaga Iman dengan Berbagi Renungan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image