Menelusuri Laut di Lembar-lembar Al-Quran

Lingkungan  
Laut, banyak disebut dalam al-Qur'an.

Apakah Anda suka laut? Saya suka! Di mata saya, laut begitu indah. Ombaknya, semilir anginnya, horizonnya, bahteranya, hewan-hewan yang berenang di dalamnya, bahkan membayangkan gelapnya dasar laut, atau misteri yang terdapat di tanah-tanah di bawah laut.

Jika Anda juga menyenangi laut, saya akan ajak Anda untuk berselancar sejenak. Tapi bukan di atas gelombang laut, melainkan di lembar-lembar al-Qur'an. Kita berselancar di kumpulan wahyu yang diturunkan kepada Nabi kita, Muhammad SAW, untuk mencari apa-apa saja firman Allah Ta'ala tentang laut.

Baik, kita mulai saja! Secara keseluruhan, ada 32 ayat dalam al-Qur'an yang menyebut kata "laut". Beberapa di antaranya adalah:

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Al-Baqarah [2] ayat 164

"Sesungguhnya pada penciptaan langit dan bumi, pergantian malam dan siang, kapal yang berlayar di laut dengan (muatan) yang bermanfaat bagi manusia, apa yang diturunkan Allah dari langit berupa air, lalu dengan itu dihidupkan-Nya bumi setelah mati (kering), dan Dia tebarkan di dalamnya bermacam-macam binatang, dan perkisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi, (semua itu) sungguh, merupakan tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang mengerti."

As Syura [42] ayat 32

"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah kapal-kapal (yang berlayar) di laut seperti gunung-gunung."

Ibrahim [14] ayat 32

"Allah-lah yang telah menciptakan langit dan bumi dan menurunkan air (hujan) dari langit, kemudian dengan (air hujan) itu Dia mengeluarkan berbagai buah-buahan sebagai rezeki untukmu; dan Dia telah menundukkan kapal bagimu agar berlayar di lautan dengan kehendak-Nya, dan Dia telah menundukkan sungai-sungai bagimu."

Luqman [31] ayat 31

"Tidakkah engkau memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar di laut dengan nikmat Allah, agar diperlihatkan-Nya kepadamu sebagian dari tanda-tanda (kebesaran)-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran)-Nya bagi setiap orang yang sangat sabar dan banyak bersyukur."

An Nahl [16] ayat 14:

"Dan Dialah yang menundukkan lautan (untukmu), agar kamu dapat memakan daging yang segar (ikan) darinya, dan (dari lautan itu) kamu mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai. Kamu (juga) melihat perahu berlayar padanya, dan agar kamu mencari sebagian karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur."

Al-Maidah [5] ayat 96

"Dihalalkan bagimu hewan buruan laut dan makanan (yang berasal) dari laut sebagai makanan yang lezat bagimu, dan bagi orang-orang yang dalam perjalanan; dan diharamkan atasmu (menangkap) hewan darat, selama kamu sedang ihram. Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikumpulkan (kembali)."

An Nur [24] ayat 40

"Atau (keadaan orang-orang kafir) seperti gelap gulita di lautan yang dalam, yang diliputi oleh gelombang demi gelombang, di atasnya ada (lagi) awan gelap. Itulah gelap gulita yang berlapis-lapis. Apabila dia mengeluarkan tangannya hampir tidak dapat melihatnya. Barang siapa tidak diberi cahaya (petunjuk) oleh Allah, maka dia tidak mempunyai cahaya sedikit pun."

At-Tur [52] ayat 6

"dan laut yang di dalam tanahnya ada api."

Fatir [35] ayat 12:

"Dan tidak sama (antara) dua lautan; yang ini tawar, segar, sedap diminum dan yang lain asin lagi pahit. Dan dari (masing-masing lautan) itu kamu dapat memakan daging yang segar dan kamu dapat mengeluarkan perhiasan yang kamu pakai, dan di sana kamu melihat kapal-kapal berlayar membelah laut agar kamu dapat mencari karunia-Nya dan agar kamu bersyukur."

Penulis: Mahladi Murni

Berita Terkait

Image

Mengapa Manusia Takut Mati?

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jaga Iman dengan Berbagi Renungan

Mari Mengenal Keong

Pucat Pasi di Tobelo

Berita Tentang Anak dan Etika yang Dilanggar

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image