Hubungan Penuntut Ilmu dengan Tazkiyatun Nafs

Hikmah  
Suasana belajar.

Apa itu tazkiyatun nafs? Sebagian orang mungkin sudah tahu apa arti tazkiyatun nafs. Bahkan, sudah mempelajarinya dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, tidak ada salahnya kalau kita bahas kembali apa itu tazkiyatun nafs, apalagi untuk para penuntut ilmu.

Tazkiyatun nafs adalah upaya membersihkan jiwa, memperbaikinya dan menumbuhkannya agar menjadi semakin baik serta mengembangkan potensi baik jiwa manusia.

Hubungan penuntut ilmu dengan tazkiyatun nafs sangat penting untuk diketahui. Sebab, tujuan ilmu dalam Islam sangat mulia, yaitu untuk mengenal Allah Ta'ala.

Scroll untuk membaca

Scroll untuk membaca

Rasanya tak mungkin seorang penuntut ilmu bisa mengenal Allah Ta'ala sedangkan dia tidak memperhatikan tazkiyatun nafs. Sebab, dalam proses mencari ilmu yang bermanfaat, kita harus membersihkan diri dari dosa-dosa yang bisa menghalangi kita dari ilmu tersebut.

Lalu seperti apa proses tazkiyatun nafs?

BACA: Saatnya Berhenti Merokok

Proses tazkiyatun nafs dimulai dengan taubat, memohon ampun kepada Allah Ta'ala atau beristigfar, menyesal dan berazam tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut.

Bertaubat dari sifat dan perbuatan tercela, baik dhohir maupun batin, baik dari dosa-dosa kecil maupun dosa-dosa besar, salah satunya dengan cara menjaga makanan dari yang haram, bahkan syubhat.

Dapat kita simpulkan, hubungan seorang penuntut ilmu dengan tazkiyatun nafs sangat besar. Sebab, hakikat ilmu itu suci dan untuk mendapatkannya pun harus dalam keadaan suci.

Kesucian dalam menuntut ilmu hanya bisa didapatkan dengan tazkiyatun nafs dan bertaubat. ***

Penulis: Neng Windy Almukarromah | mahasiswi STID M Natsir, Jakarta

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jaga Iman dengan Berbagi Renungan

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image